Jangan Kaget Kalau Kolam Renangmu Ada Jamur! Yuk, Kenali Jenisnya dan Cara Ngusirnya!
Jangan Kaget Kalau Kolam Renangmu Ada Jamur! Yuk, Kenali Jenisnya dan Cara Ngusirnya!
Hai, teman-teman pecinta kolam renang! Pernah gak sih kamu tiba-tiba ngeliat ada bintik-bintik hitam, hijau pekat, atau bahkan lendir licin di dinding atau lantai kolam renangmu? Jujur aja, pemandangan itu sering bikin kita langsung ilfeel dan mikir, "Duh, kolamnya kok jadi kotor gini?!" Nah, bisa jadi itu adalah jamur!
Meskipun namanya "jamur", di kolam renang ini seringkali disalahpami sebagai alga. Sebenarnya, ada perbedaan biologisnya lho, tapi intinya sama-sama bikin kolam kotor dan gak sehat. Kali ini, aku mau ajak kamu kenalan sama jenis-jenis "jamur" yang biasa nongkrong di kolam renang kita, plus kenapa mereka bisa muncul dan gimana cara ngusirnya. Penjelasan ini aku sajikan santai, tapi tetap ada sentuhan ilmiahnya biar kamu makin pintar!
Jamur atau Alga? Kenalan Dulu yuk!
![]() |
Jangan Kaget Kalau Kolam Renangmu Ada Jamur! Yuk, Kenali Jenisnya dan Cara Ngusirnya! |
Nah, terlepas dari perdebatan ilmiahnya (jamur vs. alga), intinya mereka sama-sama makhluk mikro yang bikin kolam renang jadi gak sedap dipandang dan berpotensi jadi sarang masalah. Yuk, kita kenali jenis-jenis "jamur" (alga) yang paling sering kamu temui:
1. Alga Hijau (Green Algae)
Ini adalah jenis alga yang paling umum dan paling sering kita temui di kolam renang. Biasanya muncul dalam bentuk bintik-bintik hijau, lapisan tipis di dinding, atau bahkan bikin air kolam jadi hijau keruh kayak sop bayam!
Ciri-ciri Ilmiah: Alga hijau ini termasuk golongan Chlorophyta. Mereka punya klorofil (pigmen hijau) yang memungkinkan mereka berfotosintesis, alias bikin makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari. Pertumbuhannya sangat cepat, terutama kalau ada sinar matahari berlimpah dan kadar klorin kolam rendah. Mereka bisa menempel di permukaan atau melayang bebas di air.
Kenapa Muncul? Penyebab utamanya adalah kadar klorin yang tidak memadai, filtrasi yang kurang optimal, atau sirkulasi air yang buruk. Nutrisi seperti fosfat dan nitrat di dalam air juga jadi "makanan" favorit mereka.
Dampak: Bikin air kolam jadi keruh, dinding dan lantai kolam licin, dan pastinya gak enak dipandang.
2. Alga Kuning (Mustard Algae atau Yellow Algae)
Jenis ini sering disebut mustard algae karena warnanya yang mirip bubuk mustar atau debu kuning kecoklatan. Dia sering menempel kuat di dinding, lantai, atau bahkan tangga kolam renang.
Ciri-ciri Ilmiah: Alga kuning ini termasuk Xanthophyceae. Mereka punya dinding sel yang lebih tebal dan bisa bersembunyi di area yang kurang terpapar sinar matahari atau sirkulasi air, seperti di celah-celah atau sudut kolam. Mereka juga lebih tahan terhadap kadar klorin standar dibanding alga hijau.
Kenapa Muncul? Meskipun klorin sudah ada, alga kuning ini lebih bandel. Kurangnya sikat kolam secara rutin, adanya area dead spot (air tidak bersirkulasi), atau kurangnya shock treatment bisa jadi pemicu. Mereka juga bisa "nebeng" masuk lewat baju renang atau peralatan yang terkontaminasi.
Dampak: Bikin kolam terlihat kotor, kurang enak dipandang, dan lebih sulit dihilangkan dibanding alga hijau.
3. Alga Hitam (Black Algae)
Ini dia "musuh" terberat para pemilik kolam! Alga hitam ini bukan cuma bikin bintik-bintik hitam di kolam, tapi akarnya bisa menembus pori-pori dinding beton dan berdiam sangat dalam. Makanya, susah banget dihilangkan!
Ciri-ciri Ilmiah: Sebenarnya, alga hitam ini termasuk golongan Cyanobacteria (ganggang biru-hijau) yang memiliki pigmen gelap. Mereka membentuk koloni yang sangat padat dan punya lapisan pelindung (slime layer) yang membuatnya kebal terhadap klorin. Akarnya yang kuat bisa menembus semen atau plaster kolam.
Kenapa Muncul? Alga hitam biasanya muncul karena sanitasi kolam yang sangat buruk, klorin yang terus-menerus rendah, atau sistem filtrasi yang tidak berfungsi optimal dalam jangka panjang. Mereka juga bisa terbawa dari sumber air atau perenang yang terkontaminasi.
Dampak: Paling merusak estetika kolam, sangat sulit dihilangkan, dan bisa merusak struktur permukaan kolam jika tidak ditangani serius.
4. Alga Pink atau Merah (Pink Slime / Pink Algae)
Meskipun namanya "alga", sebenarnya ini adalah bakteri (non-algae), tepatnya Streptococcus marcescens. Dia sering muncul sebagai lapisan lendir berwarna merah muda atau oranye di area yang lembab, seperti di nat keramik, tangga kolam, atau sekitar skimmer.
Ciri-ciri Ilmiah: Ini adalah bakteri heterotrof, artinya mereka makan bahan organik yang ada di kolam. Mereka membentuk biofilm yang licin dan lengket.
Kenapa Muncul? Biasanya karena kebersihan yang kurang, sirkulasi air yang tidak sampai ke semua area, atau klorin yang tidak cukup kuat menjangkau spot-spot tertentu.
Dampak: Bikin kolam terlihat jorok, licin, dan berpotensi jadi sumber pertumbuhan bakteri lain.
Cara Ngusir "Jamur" Ini Biar Kolam Bersih Lagi!
![]() |
Jangan Kaget Kalau Kolam Renangmu Ada Jamur! Yuk, Kenali Jenisnya dan Cara Ngusirnya! |
Sikat Kolam dengan Kuat: Ini penting banget! Sikat dinding, lantai, dan sudut-sudut kolam pakai sikat khusus kolam. Untuk alga hitam, pakai sikat kawat (kalau permukaan kolammu memungkinkan) dan sikat sekuat tenaga biar akarnya putus.
Lakukan Shock Treatment: Ini artinya menambahkan klorin dalam dosis tinggi ke kolam untuk membunuh alga dan bakteri secara massal. Lakukan di malam hari dan biarkan pompa beroperasi semalaman.
Vacuum Kolam: Setelah shock treatment, alga yang mati akan mengendap di dasar. Langsung vacuum kolammu sampai bersih.
Backwash Filter: Setelah vacuum dan shock treatment, jangan lupa backwash filtermu untuk membersihkan kotoran yang tersaring.
Periksa Keseimbangan Kimia Air: Pastikan kadar klorin (bebas dan total), pH, alkalinitas, dan kalsium hardness ada di level ideal. Kalau fosfat tinggi, pertimbangkan pakai phosphate remover.
Sirkulasi Optimal: Pastikan pompa beroperasi cukup lama setiap hari (minimal 8-12 jam) untuk memastikan air tersirkulasi dengan baik.
Pembersihan Rutin: Rutin sikat kolam dan vacuum seminggu sekali untuk mencegah alga datang lagi.
Ingat ya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Dengan perawatan kolam yang rutin dan benar, kolam renangmu akan selalu bersih, jernih, dan bebas dari "jamur" yang bikin bete. Yuk, jaga kolam kita sama-sama!
Andi Pool Contruction adalah Kontraktor Specialist Pembuatan, Perawatan, dan Renovasi Kolam dari Kolam Renang, Kolam Jacuzzi, Kolam Ikan Hias Koi, dan Kolam Custom | Office and Workshop: Jalan Simo Gunung Kramat Barat G No.27, Jawa Timur 60255 | Official Email: jasakolamofficial@gmail.com | Phone/Whatsapp: 082298135417